Pengamat menilai Indonesia perlu memperkuat Early Warning System sebagai bagian penting dari strategi mitigasi bencana.
Langkah tersebut dinilai mendesak mengingat posisi Indonesia yang berada di kawasan cincin api atau Ring of Fire.
>>> Huawei Pura 90s Pro Max Hadirkan Fitur AI untuk Bantu Komposisi Foto
Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi, menyatakan bahwa ancaman bencana di Indonesia sangat beragam.
Mulai dari gunung meletus, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, banjir, hingga kebakaran hutan kerap menerjang wilayah nusantara.
Kolaborasi Lintas Lembaga dan Operator
Indonesia sebenarnya sudah memiliki mekanisme penyebaran informasi kebencanaan yang melibatkan sejumlah pihak terkait.
Pada tahap awal, lembaga kebencanaan berkoordinasi dengan operator telekomunikasi dan penyelenggara penyiaran.
>>> Aksi Jazz Janewattananond Kuasai Putaran Awal Indonesia Pro-Am
Informasi peringatan dapat disampaikan langsung ke ponsel masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak.
Namun, mekanisme tersebut dinilai perlu ditingkatkan agar menjadi sistem yang lebih canggih dan terintegrasi.
Pengembangan sistem nasional ini memerlukan kolaborasi antara kementerian atau lembaga, operator telekomunikasi, serta lembaga penyiaran.
Dukungan anggaran juga dinilai esensial untuk mentransformasikan sistem kebencanaan nasional agar jauh lebih cerdas.
>>> Raymond dan Joaquin Terhenti di Babak Kedua Kejuaraan Dunia 2026
Hingga berita ini ditayangkan, Kementerian Komdigi belum memberikan jawaban terkait pengembangan sistem peringatan dini nasional.
