⌂ Beranda News Mikroba dari Bumi Berpeluang Bertahan Hidup di Bulan Lewat Kondisi Tertentu
News

Mikroba dari Bumi Berpeluang Bertahan Hidup di Bulan Lewat Kondisi Tertentu

Mikroba dari Bumi Berpeluang Bertahan Hidup di Bulan Lewat Kondisi Tertentu
Mikroba dari Bumi Berpeluang Bertahan Hidup di Bulan Lewat Kondisi Tertentu
A A Ukuran Teks16px

Bulan memiliki permukaan dan temperatur yang ekstrem sehingga dikenal sebagai wilayah yang tidak bisa dihuni makhluk hidup.

Namun, studi terbaru menemukan bahwa mikroba asal Bumi berpotensi untuk bertahan hidup di permukaan satelit alami tersebut.

>>> Fils Bersinar di Cincinnati Open 2026 dan Raih Gelar Masters 1000 Perdana

Penelitian terdahulu dari tahun 2019 sempat menyimpulkan bahwa sinar ultraviolet dan panas Matahari adalah penghalang utama bagi kehidupan mikroba di Bulan.

Meski demikian, riset masa lalu itu tidak memperhitungkan keberadaan bukit dan lembah yang mampu memberikan perlindungan dari paparan ekstrem.

Kondisi ini sangat menonjol di kawasan kutub Bulan karena Matahari hampir tidak pernah terlihat serta menyimpan banyak wilayah tertutup bayangan.

Tim peneliti menganalisis tiga jenis bakteri serta dua jenis jamur yang biasa ditemukan dalam misi luar angkasa berawak.

Organisme tersebut sebelumnya terbukti memiliki tingkat ketahanan tinggi terhadap kondisi luar angkasa yang keras dan vakum.

Para ilmuwan lantas membandingkan data itu dengan peta Bulan yang memuat pembacaan suhu serta sinar ultraviolet di permukaan.

>>> Cristiano Ronaldo Cuma Butuh 23 Gol Lagi untuk Tembus Rekor 1.000 Gol

Hasilnya menunjukkan bahwa wilayah di kedua kutub Bulan mungkin memiliki area spesifik yang memungkinkan mikroba untuk bertahan hidup.

Kendati demikian, mikroorganisme tersebut hanya mampu bertahan dalam keadaan mati suri atau kriptobiosis tanpa bisa bergerak.

Mereka tidak akan tumbuh aktif sampai kondisi lingkungan di sekitar berubah menjadi jauh lebih ramah.

Mikroba bahkan tidak memerlukan tempat perlindungan yang luas karena jejak roda kendaraan atau sepatu astronaut sudah cukup memadai.

Faktor ini nantinya akan menjadi perhatian khusus bagi NASA menjelang pelaksanaan misi luar angkasa Artemis IV.

>>> Bocoran Desain Samsung Galaxy S27 Ultra Munculkan Tonjolan Kamera Horizontal

Ilmuwan juga menduga adanya potensi tabrakan kosmik masa lalu yang melontarkan batuan bermikroba dari Bumi hingga mendarat di Bulan.

📰 Update Terbaru