Bagi kelompok konsumen ini, mobilitas tidak hanya dipandang sebagai sarana berpindah tempat, tetapi juga bagian dari cara mengekspresikan diri.
Sebagai bagian dari identitas merek, Lepas mengusung konsep leopard aesthetic yang diterapkan pada lini produknya. Filosofi tersebut diwujudkan melalui dua model dengan karakter berbeda.
Lepas L8 PHEV dirancang menggambarkan karakter yang tenang, elegan, dan penuh kontrol.
Model ini ditujukan bagi profesional muda yang mengutamakan kenyamanan dan keseimbangan dalam berbagai aktivitas, mulai dari penggunaan harian hingga perjalanan jarak jauh.
Sementara itu, Lepas E4 EV hadir dengan karakter yang lebih dinamis dan ekspresif.
Sentuhan sporty yang tetap elegan menjadi ciri utama model ini, menyasar konsumen dengan gaya hidup aktif dan progresif yang menjadikan kendaraan sebagai bagian dari identitas diri.
Lepas menilai desain tidak hanya berfungsi menciptakan kendaraan yang menarik secara visual, tetapi juga harus mampu menghadirkan pengalaman yang intuitif, nyaman, dan sesuai kebutuhan pengguna.
Filosofi tersebut dinilai sejalan dengan semangat yang diusung Jakarta Fashion Week, yakni design with purpose, di mana kreativitas dan estetika memiliki tujuan lebih besar dibanding sekadar penampilan.
Melalui kolaborasi ini, Lepas ingin memperkuat posisinya sebagai merek yang berada di persimpangan antara mobilitas dan gaya hidup.
>>> Polri Tunda Operasi Patuh Candi 2026 di Jawa Tengah
Pendekatan tersebut diharapkan dapat menghadirkan pengalaman yang lebih personal sekaligus relevan dengan kebutuhan konsumen modern.