⌂ Beranda News Ekonom: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Tapi Belum Hilangkan Kekhawatiran Pasar

Ekonom: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Tapi Belum Hilangkan Kekhawatiran Pasar

Ekonom: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Tapi Belum Hilangkan Kekhawatiran Pasar
Ilustrasi ekonomi Indonesia
A A Ukuran Teks16px

"Pasar tidak hanya melihat angka pertumbuhan dan inflasi. Pasar juga menilai kualitas kebijakan, konsistensi arah pemerintah, dan kemampuan APBN menahan beban ke depan," ucapnya.

Oleh karenanya, Josua menilai fundamental ekonomi Indonesia saat ini cukup kuat untuk meredam gejolak dalam jangka pendek, tetapi belum cukup kuat untuk menghilangkan kekhawatiran pasar terhadap risiko yang ada.

"Fundamental Indonesia cukup kuat untuk menahan gejolak, tetapi belum cukup kuat untuk membuat pasar mengabaikan risiko kebijakan," ungkapnya.

Josua menilai persoalan utama yang kini dihadapi Indonesia bukan lagi sekadar menjaga pertumbuhan ekonomi, melainkan memastikan pertumbuhan tersebut berkualitas.

Pasar akan terus mencermati apakah daya beli masyarakat membaik, industri semakin produktif, penerimaan pajak menguat, dan belanja negara benar-benar diarahkan untuk kegiatan yang produktif.

"Pemerintah perlu berhati-hati dalam memakai narasi fundamental kuat. Kalau disampaikan dengan data yang lengkap, narasi itu bisa menenangkan pasar.

Tetapi kalau disampaikan secara defensif dan seolah-olah tidak ada masalah, narasi itu justru bisa menurunkan kepercayaan," tukasnya.

>>> Polres Kuansing Beri 12 Sepatu Baru untuk Siswa SDN 003 Kampung Tengah

Pemerintah perlu menunjukkan langkah konkret untuk memperkuat fondasi ekonomi, mulai dari menjaga disiplin APBN, memperkuat penerimaan negara, menjaga stabilitas rupiah, hingga meningkatkan kepastian regulasi dan daya saing industri.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru