⌂ Beranda News Golkar Dorong Penguatan Regulasi Obligasi Daerah untuk Tarik Investor

Golkar Dorong Penguatan Regulasi Obligasi Daerah untuk Tarik Investor

Golkar Dorong Penguatan Regulasi Obligasi Daerah untuk Tarik Investor
Ilustrasi obligasi daerah dan investor
A A Ukuran Teks16px

Struktur multi-tenor akan membuat instrumen ini lebih market friendly," ucap Sherry.

Potensi Pasar dan Dukungan Infrastruktur

Direktur Utama BNI Asset Management Mungki Ariwibowo Adil menilai potensi obligasi daerah besar untuk memperdalam pasar keuangan.

"Indonesia memiliki pasar obligasi yang besar, namun kedalamannya masih rendah dibanding negara ASEAN lain. Masih ada ruang besar untuk pengembangan instrumen baru seperti obligasi daerah," katanya.

Mungki menekankan keberhasilan transaksi perdana akan menjadi penentu. "Transaksi perdana akan menjadi benchmark bagi pasar.

Jika penerbitan pertama berhasil, kepercayaan investor akan terbentuk," ujarnya.

Ia menyebut lima aspek penilaian investor: kepastian hukum, pengelolaan risiko, akuntabilitas, transparansi, dan likuiditas.

"Investor tidak hanya membeli karena nama daerah, tetapi karena yakin pemda mampu memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga," tegasnya.

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat memastikan kesiapan sistem administrasi dan pencatatan.

"Setelah obligasi daerah efektif dan diterbitkan, KSEI akan memastikan proses administrasi berjalan, mulai dari pencatatan kepemilikan hingga penyelesaian transaksi di pasar sekunder," jelasnya.

>>> Gojek Selidiki Video Viral Ojol Patok Tarif Rp400 Ribu

Sebagai stimulus awal, KSEI menggratiskan biaya pendaftaran dan pengadministrasian untuk penerbitan tahap awal. "Ini dukungan nyata agar instrumen ini segera terwujud dan berkembang," pungkas Samsul.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru