PT Pertamina (Persero) menjajaki peluang penguatan kerja sama teknologi hulu migas dan solusi rendah karbon dengan perusahaan teknologi energi global, SLB, pada Selasa (9/6/2026).
Langkah ini memanfaatkan momentum kunjungan kenegaraan serta keterlibatan bilateral antara pemerintah Indonesia dan Prancis.
>>> Dokter: Konsumsi Gula Berlebih Percepat Penuaan Kulit
Kolaborasi strategis tersebut juga mencakup bidang digitalisasi untuk memperkuat sektor energi nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung transformasi energi di Indonesia.
Fokus Kerja Sama
Wakil Direktur Utama & Deputy CEO PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menilai bahwa kemitraan teknologi memegang peranan krusial dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
"Pertamina terus memperkuat kemitraan dengan pemain teknologi global untuk mendorong inovasi yang dapat meningkatkan kinerja operasional, mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi, serta mempercepat pengembangan solusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan," ujar Oki Muraza.
>>> OJK Pantau Dampak Kenaikan BI Rate pada Sektor Perbankan
Penjajakan bersama ini berfokus pada area studi bawah permukaan, perekahan multitahap (MSF), sumber daya nonkonvensional, dan peningkatan perolehan minyak (EOR).
Selain itu, kerja sama menyasar efisiensi operasional, penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS), pengembangan panas bumi, hingga penerapan kecerdasan buatan (AI).
>>> IHSG 9 Juni 2026 Melonjak 7,57 Persen ke Level 5.747
Kedua organisasi kini menegaskan kembali komitmen untuk memperdalam kolaborasi tersebut. Kerja sama akan diterjemahkan ke dalam program konkret demi mendukung target transisi energi Indonesia.