⌂ Beranda News Rupiah Menguat ke Rp 17.944 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

Rupiah Menguat ke Rp 17.944 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

Rupiah Menguat ke Rp 17.944 Setelah BI Naikkan Suku Bunga
Grafik pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang menunjukkan pelemahan
A A Ukuran Teks16px

Pihak Teheran langsung memberikan reaksi keras terhadap operasi militer AS tersebut.

Iran pada Rabu menyatakan telah menargetkan pangkalan militer AS di Yordania dan beberapa negara Teluk sebagai respons atas serangan yang dilakukan Washington.

Eskalasi terbaru ini berisiko menggagalkan de-eskalasi konflik setelah Iran dan Israel sempat sepakat menghentikan serangan pada awal pekan.

Padahal, pelaku pasar sebelumnya menafsirkan jeda permusuhan tersebut sebagai sinyal positif menuju penyelesaian diplomatik.

Perhatian dunia kini tertuju pada Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran strategis yang menyalurkan seperlima pasokan minyak dan gas alam cair global.

Menteri Energi AS Chris Wright mengingatkan bahwa aliran energi di Teluk masih di bawah kondisi normal dan butuh waktu berbulan-bulan untuk pulih.

Ketegangan geopolitik ini memicu kenaikan harga minyak sebesar 1 persen pada perdagangan Rabu.

Situasi tersebut meningkatkan kekhawatiran inflasi yang dapat mempersulit prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) untuk menurunkan suku bunga.

Para ekonom memproyeksikan inflasi konsumen tahunan AS akan naik menjadi sekitar 4,2 persen pada Mei.

>>> Kenaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95: Dampak pada Kesejahteraan Masyarakat

Data Indeks Harga Konsumen (CPI) terbaru yang akan segera dipublikasikan kini dicermati ketat oleh investor karena berpotensi memperkuat keputusan The Fed mempertahankan kebijakan moneter ketat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru