Data rekaman menunjukkan kapten pilot berulang kali mengubah perintah otomatis untuk menurunkan ketinggian setelah kopilot meninggalkan kokpit.
>>> Kurs Dolar AS Terhadap Rupiah Naik ke Rp 17.959 pada 11 Juni 2026
Penyelidik menyimpulkan kecelakaan ini merupakan tindakan sengaja yang direncanakan. Peristiwa ini menewaskan 33 orang.
Malaysia Airlines MH370 (8 Maret 2014)
Pesawat Boeing 777 penerbangan MH370 lenyap secara misterius dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing.
Puing-puing mulai ditemukan di Samudra Hindia sejak 2015, namun lokasi utama badan pesawat belum terdeteksi.
Pakar penerbangan mencurigai adanya tindakan sengaja dari dalam kokpit karena arah rute terbang yang diubah secara tidak lazim.
Pencarian baru diupayakan pada 2025-2026 dengan teknologi pemetaan dasar laut mutakhir. Insiden ini mencatat 239 korban jiwa.
Germanwings 9525 (24 Maret 2015)
Pesawat Airbus A320 milik Germanwings jatuh di Pegunungan Alpen, Perancis, saat terbang dari Barcelona menuju Düsseldorf.
Investigasi mengungkap kopilot Andreas Lubitz sengaja mengunci pintu kokpit dari dalam saat kapten pilot keluar.
Rekaman CVR menangkap suara kapten pilot mencoba mendobrak pintu namun gagal. Penyidik menyimpulkan kopilot mengarahkan pesawat ke gunung secara sengaja.
Tragedi ini memicu aturan baru bahwa kokpit tidak boleh diisi satu orang saja. Kecelakaan menewaskan 150 orang.
Japan Airlines 350 (9 Februari 1982)
Pesawat DC-8 milik Japan Airlines jatuh di Teluk Tokyo saat hendak mendarat di Bandara Haneda.
Penyelidikan membuktikan kapten pilot sengaja mengecilkan daya dorong mesin dan mengarahkan moncong pesawat ke bawah.
Kopilot sudah berusaha mengambil alih kemudi, namun kecelakaan tidak terhindarkan karena posisi terlalu rendah. Investigasi menemukan kapten pilot mengidap gangguan kejiwaan serius.
Kecelakaan ini menewaskan 24 orang.
Aspek Manusia Menjadi Kompleksitas Risiko Udara
Kasus-kasus di atas menunjukkan bahwa faktor psikologis awak pesawat merupakan risiko paling rumit untuk dimitigasi.
Kondisi mental kru penerbangan jauh lebih sulit dideteksi dini dibandingkan kerusakan mekanis yang bisa dipantau lewat instrumen standar.
>>> FamilyMart Indonesia Tebar Promo Diskon Belanja hingga 30 Juni 2026
Rangkaian peristiwa kelam ini mendorong otoritas penerbangan dunia memperketat tes kesehatan jiwa bagi pilot dan pengawasan di area kokpit.