⌂ Beranda News Buronan Interpol Geng Hells Angels Australia Tertangkap di Bali

Buronan Interpol Geng Hells Angels Australia Tertangkap di Bali

Buronan Interpol Geng Hells Angels Australia Tertangkap di Bali
Penangkapan buronan Interpol di Bandara Ngurah Rai Bali
A A Ukuran Teks16px

Angelo Pandeli, seorang bos kartel narkoba dan anggota penting geng motor Hells Angels asal Australia, berhasil diringkus di Bali.

Pelarian buronan Interpol ini terhenti saat ia bersiap lepas landas menggunakan jet pribadi.

>>> Kementerian ESDM Bantah Pemadaman Listrik Jabodetabek Akibat Batu Bara Menipis

Penangkapan berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026, setelah identitasnya terdeteksi oleh sistem keimigrasian dengan kecocokan penuh pada status Hit Interpol Blue Notice.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan penangkapan tersebut.

Angelo tertangkap saat hendak melakukan perjalanan dari Bali ke Mozambik menggunakan private jet CAPA Jet nomor penerbangan N917CJ.

Pesawat jenis GLF5 itu dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menuju Maputo, Mozambik. Pemeriksaan dilakukan di Terminal Selatan VIP bandara.

Sistem keimigrasian berhasil mengungkap taktik penyamaran pelaku. Angelo berupaya mengelabui petugas dengan menggunakan dokumen perjalanan atas nama orang lain.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa George Anderson Mota Correia diduga menggunakan dokumen yang bukan miliknya.

Pendalaman lebih lanjut mengungkap identitas sebenarnya sebagai Angelo Pandeli, warga Australia pemegang paspor Venezuela yang diduga palsu.

Kronologi pemeriksaan bermula pada pukul 22.00 Wita, saat Seksi Pemeriksaan II Imigrasi TPI Khusus Ngurah Rai memeriksa keberangkatan penumpang pesawat privat tersebut.

Data manifes menunjukkan pesawat mengangkut tiga kru dan empat penumpang asing.

Tiga kru terdiri dari Capt. Jagat Singh Yadav (India), Capt.

Cristiano Rosa (Italia), dan F/A Svetlana Isaeva (Rusia). Tiga penumpang lainnya dinyatakan valid dokumennya dan diizinkan melanjutkan penerbangan.

>>> KPK Periksa Heri Setiyono soal Kontainer Tanjung Mas

Kecurigaan petugas muncul saat memeriksa dokumen penumpang yang mengaku sebagai warga Brasil bernama George Anderson Mota Correia.

Sistem tidak mendeteksi riwayat perlintasan masuk atau izin tinggal yang sah di Indonesia.

Petugas segera melaporkan temuan kepada Supervisor Terminal Selatan. Langkah tegas diambil dengan menunda keberangkatan pria tersebut untuk pemeriksaan mendalam.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru