Ketahanan pemulihan permintaan institusional untuk Ethereum akan ditentukan oleh tren arus multi-hari, performa ETH terhadap Bitcoin, serta berita ekonomi makro.
IPO SpaceX di Bursa Nasdaq
Rencana Initial Public Offering (IPO) SpaceX juga menjadi sorotan yang perlu dicermati pengaruhnya terhadap volatilitas aset digital.
Elon Musk telah menetapkan harga awal untuk aksi korporasi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (11/6/2026) di bursa Nasdaq dengan kode saham SPCX.
Harga lembar saham SpaceX dipatok senilai 135 dollar AS atau berkisar Rp 2,41 juta.
Berbeda dengan mekanisme IPO pada umumnya yang menggunakan kisaran harga berdasarkan permintaan, SpaceX langsung menawarkan harga tetap sejak awal.
"Terkait mekanisme penjualan saham, SpaceX menawarkan harga 'terima atau tolak' sebesar 135 dollar AS," lapor CNBC, Selasa (9/6/2026).
Skema penjualan satu harga yang diterapkan oleh SpaceX ini merupakan metode baru yang pertama kali dilakukan oleh perusahaan milik Elon Musk tersebut.
Lisa Buyer, konsultan dari IPO Class V Group, memperkirakan para pelaku pasar modal tidak akan keberatan dengan penerapan sistem ini.
"Elon telah menentukan harganya, dan, dengan asumsi investor menyetujuinya, Anda dapat mencentang kotak itu," jelasnya.
Kondisi ini berbeda dengan aksi melantai di bursa yang dilakukan oleh perusahaan pembuat chip teknologi, Cerebras, pada bulan lalu di Nasdaq.
Saat itu, Cerebras menetapkan harga awal pada rentang 115-125 dollar AS atau setara Rp 2,05-2,23 juta per lembar saham.
Setelah meluncur selama beberapa hari, harga saham Cerebras merangkak naik ke posisi 150-160 dollar AS atau sekitar Rp 2,6-2,8 juta per lembar.
Perubahan strategi penentuan harga saham perdana ini memicu analisis mendalam mengenai valuasi korporasi teknologi di pasar saham.
>>> Menteri Pertanian Ancam Cabut Izin Importir Kedelai Nakal
"Harga IPO seharusnya mencerminkan perasaan investor terhadap kisaran harga akhir, di mana perusahaan umumnya lebih memilih untuk menetapkan harga di atas batas atas," jelas CNBC.