Microsoft dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap 1.000 karyawan di divisi Xbox pada bulan depan.
Rencana efisiensi ini telah digodok secara internal selama beberapa minggu terakhir.
>>> Inflasi AS 4,2% Picu Kenaikan Harga BBM 7%, Beban Masyarakat Bertambah
CEO Xbox, Asha Sharma, sebelumnya menyinggung keharusan perusahaan membuat pilihan sulit. Pemangkasan diprediksi menyasar anggaran pemasaran, operasional bisnis, hingga penutupan sejumlah studio game.
Kondisi Finansial Xbox
Sharma dan Chief Content Officer Xbox, Matt Booty, mengirimkan memo internal kepada staf mengenai fase "Reset Xbox" selama 100 hari ke depan.
Mereka menjabarkan kondisi finansial perusahaan yang sedang terpuruk.
"Di luar akuisisi Activision Blizzard King, selama lima tahun terakhir kami menghabiskan lebih dari USD 20 miliar untuk investasi berkelanjutan pada konten, platform, dan subsidi perangkat keras.
Namun, pendapatan tahunan kami justru anjlok hampir setengah miliar dolar selama rentang waktu tersebut," tulis Sharma dan Booty.
Mereka menegaskan tren seperti ini tidak boleh terus berlanjut.
>>> Wahana Makmur Sejati Beri Diskon Skutik Honda hingga Rp1,3 Juta
Selain masalah pendapatan, Xbox dihadapkan pada ancaman krisis komponen perangkat keras. Manajemen memprediksi biaya komponen musim liburan tahun 2027 melonjak ekstrem lebih dari lima kali lipat.
Menyikapi krisis ini, petinggi Xbox menyatakan kebutuhan model bisnis serta kemitraan baru di sektor hardware. Mereka tetap berkomitmen pada proyek berkode nama Helix.
Wacana kemitraan tersebut memicu spekulasi bahwa pabrikan PC pihak ketiga mungkin diizinkan memproduksi perangkat bermerek Xbox menggunakan chip terbaru dari AMD.
Sharma dan Booty menilai infrastruktur platform Xbox saat ini sudah usang dan tidak dibangun untuk pertempuran di masa depan.
Xbox bersiap merombak total sistem dan menjajaki potensi merger dan akuisisi.
>>> Tyo Nugros Dicekal ke Luar Negeri Akibat Piutang Negara Badan Usaha
Meski demikian, Gears of War: E-Day dan Clockwork Revolution tetap ditetapkan sebagai judul eksklusif penuh.