Otoritas imigrasi Amerika Serikat menolak masuk wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, yang seharusnya bertugas di Piala Dunia 2026.
Keputusan ini diambil setelah Artan menjalani interogasi intensif selama 11 jam di Bandara Internasional Miami.
>>> Serangan AS di Iran: Tiga Warga Teheran Terluka
Meskipun telah mengantongi visa resmi, Artan akhirnya dideportasi ke Turki. Penolakan ini didasarkan pada dugaan keterkaitan Artan dengan jaringan organisasi terorisme, menurut pejabat senior Gedung Putih.
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tidak dapat mengintervensi keputusan pemerintah Amerika Serikat terkait regulasi keimigrasian. Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengonfirmasi upaya federasi untuk memperjuangkan Artan.
>>> Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Terkait Korupsi Makan Bergizi Gratis
Namun, FIFA menyadari batasan kewenangannya sebagai organisasi olahraga.
>>> Iran Protes Penolakan Visa AS Jelang Piala Dunia 2026
"Kita adalah organisasi olahraga, kita mencoba melakukan yang terbaik dengan sarana yang kita miliki," ujar Infantino, menekankan bahwa FIFA tidak memiliki kekuasaan untuk memerintah negara.