⌂ Beranda News Serangan AS di Iran: Tiga Warga Teheran Terluka

Serangan AS di Iran: Tiga Warga Teheran Terluka

Serangan AS di Iran: Tiga Warga Teheran Terluka
Ilustrasi serangan militer Amerika Serikat ke Iran
A A Ukuran Teks16px

Tiga warga di Provinsi Teheran dilaporkan terluka akibat gelombang serangan udara terbaru militer Amerika Serikat (AS) yang menyasar sejumlah wilayah Iran pada Kamis (11/6/2026).

Agresi tersebut memicu kerusakan di beberapa area dan membuat layanan publik dalam kondisi siaga tinggi.

>>> Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Terkait Korupsi Makan Bergizi Gratis

Kepala layanan darurat setempat, Mohammad Esmail Tavakoli, mengonfirmasi bahwa seluruh korban luka akibat rangkaian insiden tersebut berada di wilayah ibu kota.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan juga menghantam area Karaj, Nazarabad, dan Pishva, meskipun fokus utama gempuran AS berada di Iran bagian selatan.

"Tiga orang mengalami luka-luka dalam insiden-insiden yang terkait dengan serangan brutal AS di Provinsi Teheran," kata Tavakoli, seperti dikutip kantor berita Fars.

Kantor berita Fars mengabarkan bahwa tim darurat telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan medis yang dibutuhkan para korban.

Sementara itu, pihak Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan bahwa operasi militer tersebut menargetkan posisi-posisi strategis pertahanan dan intelijen Iran di seluruh negeri.

>>> Iran Protes Penolakan Visa AS Jelang Piala Dunia 2026

"menembakkan sejumlah amunisi presisi ke target-target Iran yang menimbulkan ancaman bagi pasukan AS dan kapal-kapal komersial yang melintasi perairan regional," klaim CENTCOM mengenai alasan pasukan AS meluncurkan serangan.

Pihak militer AS menegaskan bahwa operasi udara ini merupakan langkah taktis untuk meredam potensi ancaman di masa depan.

CENTCOM mengidentifikasi fasilitas pengintaian militer, sistem komunikasi, dan situs pertahanan udara sebagai target utama dalam operasi tersebut.

CENTCOM menyebut operasi tersebut sebagai "serangan pertahanan diri" terhadap "agresi Iran yang tidak beralasan dan berkelanjutan."

Eskalasi militer ini dipicu oleh jatuhnya sebuah helikopter Apache milik AS oleh pihak Iran di atas Selat Hormuz beberapa hari sebelumnya.

>>> Sistem Tiket Ragunan Dikritik, DPRD DKI Minta Evaluasi Menyeluruh

Menanggapi aksi tersebut, militer Iran mengintensifkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone yang diarahkan ke pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru