Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) melaksanakan uji coba sistem digital bantuan sosial (bansos) melalui portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) secara daring di Surabaya pada Jumat (12/6/2026).
Langkah ini bertujuan meminimalkan masalah pendataan yang kerap membuat penyaluran bantuan tidak tepat sasaran.
>>> Pengacara Ahmad Dedi Bantah Kliennya Terima Suap Rp30 Miliar
Proses digitalisasi mencakup tahap pendaftaran hingga verifikasi yang dilakukan secara transparan demi memperbaiki tata kelola data penerima bantuan.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, menyatakan bahwa digitalisasi ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk memastikan warga yang berhak menerima bantuan dapat menerimanya dengan baik dan tepat sasaran.
Ia menjelaskan bahwa pendataan nama penerima manfaat sering kali bermasalah karena data yang tidak diperbarui, seperti warga pindah tempat tinggal atau warga miskin yang belum terdaftar.
Akibatnya, bantuan yang seharusnya sampai ke tangan yang tepat menjadi tidak sasaran. Oleh karena itu, pemerintah berupaya memperbaiki data melalui digitalisasi.
Pencatatan dan pembaruan data warga kini menggunakan teknologi yang lebih rapi agar negara dapat mengenali warganya secara akurat.
>>> Keeway Road Falcon 250 Meluncur di PRJ Kemayoran 2026, Harga Rp 57,8 Juta
Fifi menambahkan bahwa program ini bukan sekadar migrasi sistem, melainkan upaya memperkuat akurasi dan transparansi.
Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, membenarkan adanya persoalan data tidak tepat sasaran berdasarkan evaluasi internal pemerintah.
Ia menyebutkan keunggulan proses ini yang didukung dengan AI, di mana pendaftaran hanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 45 menit untuk mendapatkan hasil kelayakan.
Robben Rico menambahkan bahwa Surabaya merupakan satu dari 42 kota dan kabupaten yang menjadi target awal pelaksanaan uji coba.
Targetnya, pada tahun 2027, digitalisasi bansos sudah dapat dilaksanakan secara rasional.
>>> Ahmad Muzani Ajak Negara Islam Bersatu Demi Kemerdekaan Palestina
Kegiatan uji coba yang berlangsung di Kelurahan Pakis tersebut diikuti oleh sekitar 200 warga setempat yang langsung mencoba mendaftarkan diri lewat portal Perlinsos dengan bantuan para agen di lokasi.