Pemerintah Kota Seoul mengoptimalkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi tanda-tanda warga yang diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri di jembatan Sungai Han.
Kawasan Sungai Han selama bertahun-tahun dikenal sebagai lokasi dengan angka kasus percobaan bunuh diri cukup tinggi.
>>> Timnas U19 Indonesia Rebut Peringkat Ketiga Piala AFF U19 2026
Teknologi ini beroperasi melalui Pusat Pengendalian Terpadu CCTV Jembatan Hangang yang telah aktif sejak 2021.
Pusat kendali tersebut mengintegrasikan sistem AI dengan sekitar 900 kamera CCTV yang tersebar di 17 dari 21 jembatan di area Sungai Han yang dapat dilewati pejalan kaki.
Mekanisme Kerja Sistem AI
Sistem AI dirancang untuk menganalisis perilaku manusia dan mengidentifikasi aktivitas yang tidak wajar.
Durasi keberadaan seseorang di area tertentu jembatan menjadi indikator utama yang dipantau.
AI mengawasi zona rawan tempat warga berdiri dalam waktu lama sambil menghadap ke arah sungai.
Sistem otomatis mengirimkan alarm ke operator jika mendeteksi seseorang berada di zona tersebut lebih dari 300 detik atau lima menit.
Petugas manusia kemudian memeriksa notifikasi untuk memastikan kondisi psikologis warga di lokasi.
Saat alarm berbunyi, operator memperbesar gambar kamera untuk memantau petunjuk visual secara detail.
Petugas menilai apakah orang tersebut menunjukkan ekspresi sedih, gelisah, atau murung.
Pemeriksaan juga mencakup hal tidak lazim seperti pemakaian sandal saat musim dingin, membawa minuman beralkohol, atau memindahkan kursi ke area jembatan.
>>> Victoria Beckham Tampil Anggun di Walk of Fame David Beckham
Perpaduan pemantauan AI dan penilaian manual membantu petugas merespons situasi bahaya lebih awal.
Langkah preventif bisa segera dilakukan sebelum terjadi tindakan fatal di jembatan.
Pihak pengelola menegaskan bahwa AI tidak bertindak sebagai pengambil keputusan akhir dalam mengonfirmasi potensi bunuh diri.
Teknologi ini hanya berfungsi sebagai penyaring awal untuk mempermudah tugas operator.
Kehadiran AI membantu petugas menyaring kejadian krusial dari ribuan jam rekaman video setiap hari.
Sebelum sistem ini dioperasikan, aktivitas pengawasan dilakukan sepenuhnya secara manual oleh petugas.
Berdasarkan riset pemerintah kota, seorang petugas secara manual hanya mampu mengawasi sekitar 12 layar monitor secara bersamaan.
Integrasi AI membuat operator tidak perlu memantau seluruh kamera tanpa henti.
Sistem pintar langsung mengirim notifikasi seketika pola perilaku berisiko terdeteksi oleh kamera.
Metode ini diklaim meningkatkan efisiensi pemantauan sekaligus mempercepat respons petugas lapangan.
>>> Pemerintah Klaim Hemat Anggaran APBN Hingga Rp 300 Triliun
Data Pemerintah Kota Seoul menunjukkan jumlah kasus percobaan bunuh diri di jembatan Sungai Han telah menembus angka 1.000 kasus per tahun selama empat tahun berturut-turut sejak 2022.