"Pertama kita memberikan manfaat kepada para penerima manfaat yang selama ini diurus oleh sentra. Kedepannya kita berharap meluas ke masyarakat yang ada di sekitar sentra," kata Agus.
Melalui skema pemberdayaan, penerima manfaat mendapatkan pelatihan keterampilan vokasi secara intensif. Pembekalan dilakukan agar mereka mandiri secara ekonomi setelah masa rehabilitasi sosial selesai.
"Supaya setelah mereka selesai rehabilitasi dan berada di tengah masyarakat, kita sudah memberikan bekal. Terutama bekal ilmu vokasi supaya mereka bisa mandiri," paparnya.
Di samping pertanian, Kemensos memfasilitasi pelatihan keterampilan lain seperti seni membatik. Warga sekitar diharapkan mengikuti program training of trainers (TOT) untuk merintis usaha mandiri.
Penguatan pemberdayaan ini diharapkan mengubah citra sentra menjadi pusat kegiatan produktif bernilai ekonomi. Langkah ini diharapkan memperluas dampak positif bagi kesejahteraan sosial masyarakat luas.
"Jadi dampaknya nanti luas dan di sentra akan padat kegiatan dan dampaknya untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan.
>>> Polisi Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta, BEM UI Absen
Saya harapkan sentra-sentra yang lain mengikuti program yang sudah dilaksanakan di STPL ataupun di tempat-tempat yang sudah memulai," pungkasnya.