⌂ Beranda News Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran SPMB 2026 dengan Kuota 245.980 Kursi

Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran SPMB 2026 dengan Kuota 245.980 Kursi

Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran SPMB 2026 dengan Kuota 245.980 Kursi
Ilustrasi pendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
A A Ukuran Teks16px

"Awalnya masih bingung mau daftar jalur apa karena ada banyak pilihan jalur di website-nya. Beberapa orang tua juga ada yang salah klik," ujar Lina.

Ia menambahkan bahwa keberadaan informasi sekolah swasta yang terintegrasi dalam satu kanal sangat membantu orang tua mencari alternatif pendidikan.

>>> Haaland Cetak Dua Gol, Norwegia Taklukkan Irak 4-1 di Piala Dunia 2026

"Prosesnya sebenarnya mudah, cuma memang harus dipahami betul-betul. Harus cari tahu informasi lebih banyak dari website-nya.

Selain itu, tahun ini juga transparan nggak ada titip-titipan lagi," ungkap Lina.

Integrasi data tersebut dinilai mempermudah wali murid dalam melihat opsi sekolah di luar negeri.

"Apalagi untuk sekolah swasta juga ada SPMB-nya. Sekarang enak karena di website semua sudah ada informasinya, jadi satu," ujarnya.

Sementara itu, warga Marunda bernama Dita menilai keberagaman jalur seleksi memberikan fleksibilitas bagi orang tua murid meskipun evaluasi keadilan sistem tetap diperlukan.

"Menurut saya, jalur yang tersedia sudah cukup beragam dan banyak, jadi orang tua dan siswa punya beberapa pilihan sesuai kondisi masing-masing.

Mungkin masih ada yang harus dievaluasi agar setiap jalur benar-benar memberikan kesempatan yang adil bagi semua calon murid," kata Dita.

Dita berharap pemerintah memperkuat pendampingan bagi wali murid yang masih gagap teknologi dalam menghadapi sistem daring.

"Cukup membantu. Informasi bisa diakses secara online dan alur pendaftarannya juga sudah dijelaskan.

Tapi saat pendaftaran dibuka kadang masih ada orang tua yang kebingungan, terutama yang kurang terbiasa menggunakan sistem online.

Lebih baik kalau pendampingan atau layanan informasi diperbanyak," jelas Dita.

Ia juga menekankan pentingnya stabilitas server agar tidak terjadi hambatan teknis yang mengganggu masyarakat selama proses seleksi berlangsung.

"Yang paling saya perhatikan adalah transparansi proses seleksinya dan kepastian bahwa semua peserta mendapatkan perlakuan yang adil.

Selain itu, juga berharap sistemnya stabil sehingga tidak ada kendala teknis saat proses pendaftaran maupun pengumuman hasil SPMB," tutur Dita.

>>> Messi Cetak Hat-trick di Penampilan ke-200, Argentina Kalahkan Aljazair

Pendaftaran program Sekolah Swasta Gratis gelombang pertama dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 30 Juni 2026.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru