⌂ Beranda News BDO Indonesia Raih Validasi SBTi untuk Target Net-Zero 2050

BDO Indonesia Raih Validasi SBTi untuk Target Net-Zero 2050

BDO Indonesia Raih Validasi SBTi untuk Target Net-Zero 2050
BDO Indonesia meraih validasi SBTi untuk target net-zero 2050
A A Ukuran Teks16px

Ia berharap langkah yang dilakukan perusahaan dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk mempercepat agenda dekarbonisasi secara terstruktur dan terukur.

"Kami berharap langkah nyata BDO di Indonesia ini dapat menginspirasi dan mendorong lebih banyak pelaku bisnis di Indonesia untuk bersama-sama mengakselerasi agenda dekarbonisasi mereka secara terstruktur dan terukur," ujar Johan.

Dekarbonisasi sebagai Strategi Perusahaan

ESG Expert BDO Indonesia Amandari mengatakan, penyelarasan target pengurangan emisi dengan standar berbasis sains merupakan upaya perusahaan untuk memastikan proses dekarbonisasi dilakukan secara kredibel dan terukur.

"Validasi dari SBTi menjadi tonggak penting yang memperkuat arah perjalanan kami menuju masa depan rendah karbon," ungkap Amandari.

Menurut dia, tantangan dalam upaya dekarbonisasi akan terus berkembang, namun perusahaan berkomitmen mengembangkan dan menerapkan inisiatif yang mendukung pencapaian target jangka panjang hingga 2050.

BDO di Indonesia menempatkan dekarbonisasi sebagai salah satu elemen penting dalam strategi keberlanjutan dan akan terus mengidentifikasi serta mengimplementasikan peluang pengurangan emisi material dari kegiatan operasional.

Selaras dengan kerangka kerja SBTi, emisi residual yang masih tersisa ketika target net-zero tercapai akan dikelola melalui mekanisme netralisasi yang memenuhi prinsip dan persyaratan sesuai standar yang berlaku.

SBTi sendiri merupakan organisasi aksi iklim yang membantu perusahaan di seluruh dunia menetapkan target pengurangan emisi berdasarkan pendekatan ilmiah.

>>> DJP Targetkan Pemungutan PPh Pedagang Marketplace Mulai Juli 2026

Organisasi tersebut bermitra dengan sejumlah lembaga seperti CDP, United Nations Global Compact, We Mean Business Coalition, World Resources Institute (WRI), dan World Wide Fund for Nature (WWF) untuk mengembangkan standar agar target sejalan dengan upaya menjaga pemanasan global.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru