Sementara itu, Jepang yang merupakan mitra pembiayaan tradisional Indonesia justru menunjukkan tren penurunan.
ULN ke Jepang tercatat 20,901 miliar dollar AS pada April 2026, turun dari 28,935 miliar dollar AS pada 2019.
Hong Kong juga menjadi kreditur signifikan dengan nilai ULN 19,434 miliar dollar AS, meningkat drastis dari 4,820 miliar dollar AS pada 2013.
Korea Selatan mencatatkan 8,662 miliar dollar AS, sementara Prancis dan Jerman masing-masing 8,908 miliar dollar AS dan 5,124 miliar dollar AS.
Secara geografis, negara-negara Asia mendominasi struktur pembiayaan luar negeri Indonesia. Kelompok Asia Lainnya memberikan pinjaman sebesar 11,762 miliar dollar AS pada April 2026.
Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia menegaskan bahwa kondisi ULN Indonesia masih sehat dan terkendali.
Rasio ULN terhadap PDB tercatat 29,6 persen pada April 2026, dengan 84,5 persen utang berjangka panjang.
>>> Saham Bumi Resources Melonjak 10 Persen Jelang RUPS
Otoritas fiskal dan moneter akan terus mengawasi pergerakan dan pemanfaatan dana ULN untuk memastikan alokasi optimal ke sektor produktif dan program pembangunan nasional.