Bedanya, air mata Ronaldo muncul setelah Portugal kalah dan harus pulang lebih cepat. Sementara Messi menangis setelah Argentina lolos, dengan campuran rasa bersalah, lega, dan bahagia.
Perbandingan itu membuat nama Ronaldo kembali terseret dalam perdebatan klasik dengan Messi.
Sebagian netizen menilai tangis Messi menunjukkan sisi manusiawi seorang legenda yang tetap merasa bersalah meski akhirnya menjadi penyelamat.
"Lionel Messi menangis seusai pertandingan, bedanya ini tangisan bahagia ygy," ujar akun @idextratime.
"Ini bukan final, tapi Messi tak bisa menahan air mata. Pertandingan intens melawan Mesir memang menguras tenaga dan emosi.
Kemenangan diperoleh dengan perjuangan dan keberuntungan. Menangislah, Messi.
Karena nggak ada larangan pria untuk menangis," kata @panditfootball.
"Kalau si ono nangis karna pulang duluan, takut kena hujat sama fans nya," sindir @DianyaKarya.
"Tadi Messi nangis melihat ke arah langit di after match, kabarnya karena melihat pesawat Portugal lagi melintas & ga mau melihat Ronaldo sakit hati lagi melihat Argentina lolos perempat final Pildun," canda @andikamalreza.
"Udahlah, setelah ngeliat tangisan Ronaldo dan Messi, rasanya debat siapa yang lebih GOAT tuh udah gak relevan lagi, bahkan kesannya norak.
>>> Gagal Penalti Lagi, Saatnya Messi Serahkan Tugas Eksekutor?
Air mata mereka itu saksi bisu perjuangan dari bawah sampe bisa namatin sepak bola dengan segala emosinya," kata @fanatikball_ bijak.
