"Setiap keputusan terkait teknis, harga, dan pelaksanaan selalu berdasarkan musyawarah anggota. Apjatel berkomitmen menjalankan setiap langkah dengan prinsip demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas.
Tidak ada yang kami tutupi," tegasnya.
Dengan hasil Munaslub II, Apjatel optimistis mampu memperkuat sinergi antaranggota dan mempercepat pembangunan jaringan fiber optik yang lebih efisien.
Operator telekomunikasi diharapkan dapat menghadirkan layanan internet yang semakin berkualitas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Organisasi ini juga menargetkan menjadi motor penggerak pemerataan konektivitas digital melalui kolaborasi erat antara pelaku industri, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Jerry mengatakan Munaslub II berlangsung kondusif dan menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi. Dinamika yang muncul selama proses organisasi merupakan hal wajar dalam wadah yang mengedepankan demokrasi.
"Perbedaan pendapat justru memperkaya proses pengambilan keputusan. Kami di Apjatel menjadikan dinamika ini sebagai energi untuk mencari solusi terbaik, bukan sebagai penghalang.
Yang terpenting, seluruh insan Apjatel memiliki visi yang sama, yaitu memperkuat infrastruktur digital untuk Indonesia yang lebih maju," kata Jerry.
>>> Tersingkir di Japan Open, Ana/Trias Langsung Fokus ke China Open
Ia menegaskan, setelah Munaslub, fokus Apjatel adalah mempererat kolaborasi dengan seluruh anggota serta para pemangku kepentingan guna mendukung percepatan transformasi digital yang didorong pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital.
