Berdasarkan perkiraan bahwa rata-rata 300 orang dibutuhkan untuk membangun dan merawat setiap geoglif, peneliti mengestimasi populasi Aquiry mencapai puncak antara 1,25 juta hingga 3 juta jiwa pada tahun 100 hingga 300 M.
Geoglif serupa yang bertarikh antara 200 SM hingga 500 M juga ditemukan di Peru, dikenal sebagai Nazca Lines.
Struktur tanah ini berbentuk hewan, manusia, tumbuhan, dan sosok fantastis.
Keberadaan ribuan geoglif di barat daya Amazon ini menimbulkan pertanyaan tentang nasib peradaban Aquiry.
Bukti yang ada menunjukkan keruntuhan relatif cepat yang mungkin terkait dengan lenyapnya kekuatan besar pra-kolonial lainnya.
Parssinen mengungkapkan bahwa geoglif tiba-tiba ditinggalkan antara tahun 850 dan 950 M.
>>> Linknet Satukan Kanal Digital, Seluruh Info Kini Hadir di @linknet.co
Keruntuhan ini mungkin terkait dengan hilangnya peradaban Maya Klasik di Amerika Tengah serta Tiwanaku dan Wari di Andes.
