Jika ritme sirkadian terganggu dalam waktu lama, astronaut berisiko mengalami gangguan tidur, penurunan kemampuan berpikir, perubahan suasana hati, hingga menurunnya kinerja saat menjalankan misi.
Karena itu, pencahayaan menjadi bagian penting dalam desain ISS, sama pentingnya dengan sistem pendukung kehidupan lainnya.
Teknologi pencahayaan dan pengaturan ritme biologis ini diperkirakan akan menjadi semakin penting ketika manusia menjalani misi jangka panjang ke Bulan maupun Mars.
Dalam perjalanan yang dapat berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, astronaut tidak lagi memiliki siklus siang dan malam alami seperti di Bumi.
Karena itu, para ilmuwan terus mengembangkan sistem pencahayaan cerdas yang mampu menjaga kesehatan fisik dan mental awak selama berada jauh dari planet asal mereka.
>>> John Herdman ke Suporter: Kita Menang Bersama, Kalah Juga Bersama
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa tantangan hidup di luar angkasa bukan hanya soal gravitasi atau radiasi, tetapi juga bagaimana menjaga jam biologis manusia tetap selaras meski setiap hari menyaksikan matahari terbit sebanyak 16 kali.
