Meta resmi meluncurkan fitur baru bernama AI Mode untuk platform Facebook. Fitur ini bertujuan mengubah cara pengguna mencari informasi di media sosial tersebut.
Dengan AI Mode, pengguna tidak perlu lagi memindai hasil pencarian secara manual. Cukup menulis pertanyaan dengan bahasa sehari-hari, sistem akan memberikan ringkasan informasi yang dibutuhkan.
Teknologi ini didukung oleh chatbot Meta AI.
Kecerdasan buatan tersebut mengumpulkan dan merangkum data dari berbagai konten publik, interaksi di Grup Facebook, hingga video Reels.
Ekspansi Teknologi AI di Facebook
Peluncuran AI Mode menambah deretan inovasi berbasis kecerdasan buatan yang diterapkan Meta dalam beberapa bulan terakhir. Pada Februari 2026, Meta meluncurkan opsi foto profil animasi.
Pada Maret, teknologi AI mulai diterapkan di Facebook Marketplace untuk merespons pesan calon pembeli secara otomatis.
Meta kemudian meluncurkan asisten AI khusus bagi kreator konten pada awal Juni 2026.
Fitur untuk kreator ini menyediakan rekomendasi jadwal unggah konten serta rangkuman sentimen dari komentar audiens.
Meta juga memperkenalkan fitur preset foto bertenaga AI yang memungkinkan pengguna mengubah penampilan digital mereka.
Meskipun menawarkan kepraktisan, akurasi data dari fitur AI Mode masih diragukan. Pengamat teknologi khawatir sistem kecerdasan buatan berpotensi menampilkan informasi yang keliru, menyesatkan, atau tidak relevan.
Kekhawatiran ini serupa dengan respons publik terhadap fitur AI milik Google yang mengandalkan obrolan pengguna Reddit sebagai basis data.
Langkah Meta ini juga menyusul peluncuran aplikasi Forum dengan fitur Ask yang serupa.