⌂ Beranda News Hardiyanto Kenneth: Tidak Ada Ruang bagi Perundungan di Jakarta
News

Hardiyanto Kenneth: Tidak Ada Ruang bagi Perundungan di Jakarta

Ilustrasi perundungan di sekolah
Ilustrasi perundungan di sekolah
A A Ukuran Teks16px

Ia menegaskan bahwa DKI Jakarta tidak boleh hanya maju dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga harus menjadi kota yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perlindungan anak.

"Kita tidak boleh menunggu korban berikutnya.

Tidak boleh ada anak yang merasa takut pergi ke sekolah, bermain di taman, atau berinteraksi dengan teman-temannya karena ancaman perundungan.

Setiap anak Jakarta harus merasa aman, dihargai, dan dilindungi," tuturnya.

Kenneth mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi budaya perundungan di ibu kota.

"Siapa pun pelakunya, apa pun alasannya, dan di mana pun kejadiannya, perundungan harus dilawan bersama. Tidak ada toleransi terhadap kekerasan terhadap anak.

Jakarta harus menjadi Kota Ramah Anak, bukan kota yang memberi ruang bagi perundungan," tutupnya.

📰 Update Terbaru