Meta menghapus fitur kontroversial yang memungkinkan pengguna memodifikasi foto dari akun Instagram publik menggunakan AI. Fitur ini ditarik hanya beberapa hari setelah diumumkan.
Saat mengumumkan model image generator Muse Image pekan lalu, Meta mengatakan model tersebut terintegrasi dengan Instagram.
>>> Argentina Berpeluang Jadi Raja Penalti di Dua Piala Dunia Beruntun
Siapa pun dapat me-mention akun publik untuk membuat gambar AI menggunakan foto yang ada di akun tersebut.
Orang yang me-mention dan Muse Image tidak perlu meminta izin pengguna sebagai pemilik foto. Pengguna juga tidak akan menerima notifikasi ketika fotonya dimodifikasi lewat mention ke Muse Image.
Fitur ini langsung aktif untuk semua akun Instagram publik. Pengguna harus opt-out secara manual jika tidak ingin AI membuat gambar deepfake dari postingan di akunnya.
Fitur ini langsung menuai kritik dari pengguna karena masalah privasi dan izin. Meta akhirnya berubah pikiran dan menghapus fitur tersebut.
"Belum lama ini kami mengumumkan salah satu cara bagi pengguna untuk membuat gambar di Meta AI adalah dengan mention @ akun Instagram publik yang ingin mereka referensikan," tulis Meta dalam pengumumannya, seperti dikutip dari Engadget, Senin (13/7/2026).
"Tujuan kami adalah untuk menyediakan alat kreatif dan memberikan pengguna kendali atas apakah konten publik mereka dapat direferensikan dengan cara ini.
Kami telah mendengar feedback bahwa fitur ini tidak sesuai harapan, jadi fitur ini sudah tidak tersedia," sambungnya.
>>> Haaland Bela Bellingham: Tak Pantas Dikritik Berlebihan
Tidak hanya pengguna biasa yang mengkritik fitur ini secara vokal.
CAA, agensi Hollywood ternama yang kliennya mencakup Tom Hanks dan Meryl Streep, kabarnya langsung menyampaikan kekhawatirannya ke Meta.
"Nama, gambar, rupa, suara, atau karya kreatif siapapun tidak boleh digunakan oleh pihak ketiga mana pun, termasuk model AI, tanpa persetujuan yang jelas dan terdokumentasi," kata CAA dalam pernyataan resminya.
SAG-AFTRA, serikat yang mewakili aktor dan pekerja media lainnya, juga mendesak anggotanya dan pengguna Instagram lainnya untuk tidak menggunakan fitur tersebut.
Setelah fitur itu dihapus, SAG-AFTRA menyambut baik keputusan Meta.
"Dengan bahaya replika digital tanpa persetujuan yang diketahui semua orang, fitur yang mendorong perilaku tersebut adalah hal yang tidak bijaksana.
>>> Bulan Saturnus Tiba-tiba Bertambah Jadi 285, Kok Bisa Ya?
Kami menghargai penghapusannya. Ini adalah tindakan yang bertanggung jawab," kata juru bicara SAG-AFTRA.
