Di sisi lain, sekutu barat seperti Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper turut menyuarakan desakan serupa.
Melalui media sosial X, Cooper mendesak kedua belah pihak mengedepankan jalur diplomasi demi mencegah perluasan konflik.
"Kembalinya konflik antara Iran dan Israel bukanlah kepentingan siapa pun," tulisnya di media sosial X, seraya menyerukan diplomasi.
Berdasarkan laporan televisi pemerintah Iran, ledakan akibat serangan rudal Israel terdengar di tiga kota besar.
Pihak Israel mengklaim operasi ini merupakan balasan atas peluncuran 11 rudal Iran pada hari Minggu (7/6/2026) yang seluruhnya berhasil dicegat tanpa menimbulkan korban jiwa.
Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ali Safari menjelaskan bahwa respons militer yang diambil Teheran sebelumnya didasari oleh akumulasi tindakan agresif Israel selama beberapa pekan terakhir.
Garda Revolusi Iran mengonfirmasi serangan tersebut bersifat peringatan atas tindakan Israel di Beirut, Lebanon.
>>> DPR Pastikan Tender Renovasi Stadion Haji Agus Salim Segera Tuntas
Otoritas Iran menegaskan setiap perjanjian damai jangka panjang wajib mencakup penghentian pertempuran paralel di Lebanon selatan yang melibatkan kelompok Hizbullah.