⌂ Beranda News Jensen Huang: Saham AI Masih Murah di Tengah Anjloknya Bursa Korea

Jensen Huang: Saham AI Masih Murah di Tengah Anjloknya Bursa Korea

Jensen Huang: Saham AI Masih Murah di Tengah Anjloknya Bursa Korea
Jensen Huang CEO Nvidia berbicara tentang saham AI
A A Ukuran Teks16px

CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan bahwa saham-saham kecerdasan buatan (AI) saat ini masih sangat murah.

Pernyataan itu disampaikan di tengah anjloknya indeks KOSPI Korea Selatan sebesar 4,8 persen pada Senin, 8 Juni 2026.

>>> Danantara Tunda Merger BUMN Karya hingga Kuartal IV 2026

Huang berbicara dari Korea Selatan setelah aksi jual massal saham cip pada Jumat sebelumnya menekan bursa Seoul.

Kondisi pasar Korea Selatan terpengaruh karena KOSPI didominasi raksasa memori seperti Samsung dan SK Hynix.

Pasar Asia Melemah, Nvidia Menguat

Meskipun pasar Asia melemah, saham Nvidia justru menguat pada awal perdagangan Senin. Huang meredam kekhawatiran terkait penurunan sektor cip dengan pernyataannya.

"Saham terkait AI saat ini sangat murah," kata Huang, seperti dilansir dari finance. yahoo.

com.

>>> Komdigi Batasi Akses Platform Digital Berisiko Tinggi untuk Anak

Huang juga menegaskan bahwa kelangkaan pasokan komponen bertenaga AI akan berlangsung selama beberapa tahun ke depan. "Permintaan sangat besar.

Dari wafer hingga silikon fotonik dan konektor kabel, semuanya di seluruh rantai pasok industri mengalami kekurangan pasokan," ujarnya.

Penilaian Huang menjadi sinyal positif bagi produsen memori seperti Micron Technology dan SanDisk yang sempat turun tajam pekan lalu.

Saham berjangka Nasdaq naik 0,5 persen, sementara Micron naik 3,5 persen dan SanDisk naik 2,3 persen dalam perdagangan semalam.

>>> KPK Tahan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Pembukaan bursa AS selanjutnya diperkirakan bergantung pada isu geopolitik setelah ketegangan Iran-Israel memicu kekhawatiran konflik Timur Tengah.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru