"Dan kalau sudah ditandatangani, moga-moga Juli Pak, cair Pak, cair, cair. Yang tadi Bapak bilang Rp 20 triliun.
Rp 10 triliun di Kemenkes, Rp 10 triliun di Kemenkeu ya, yang sudah pernah dijanjikan di awal tahun," katanya.
Dana tersebut dialokasikan sebagai tambahan modal untuk menutup kekurangan anggaran dalam satu tahun anggaran berjalan.
"Suntikan Bu, untuk suntikan, yang Kemenkeu. Dan ini juga yang disampaikan Pak Yahya tadi bisa menutup kekurangan ya dalam setahun berjalan ini Pak.
Tahun depan kalau suntikan kita akan mengajukan lagi pastinya," ujar Prihati.
Selain suntikan dana, manajemen juga berharap pada kebijakan pemutihan piutang dari peserta yang menunggak. Prihati menyebut ada sekitar 23 juta peserta menunggak dengan total piutang Rp 14 triliun.
>>> Demokrat Bantah Keterkaitan AHY dengan Mantan Pejabat BGN Sony Sonjaya
"Kemudian yang perlu kami jelaskan bahwasanya kita juga berharap segera ditandatangani Perpres penghapusan tunggakan, karena ini ada 23 kurang lebih juta yang menunggak dan ini memang uangnya sebesar Rp 14 triliun," imbuhnya.