⌂ Beranda News DEN Serahkan Kajian Makan Bergizi Gratis dan Govtech ke Presiden Prabowo

DEN Serahkan Kajian Makan Bergizi Gratis dan Govtech ke Presiden Prabowo

DEN Serahkan Kajian Makan Bergizi Gratis dan Govtech ke Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan
A A Ukuran Teks16px

Dampak Ekonomi Program MBG

Anggota DEN Septian Hario Seto menguraikan temuan dari survei independen berskala nasional yang mengukur dampak ekonomi langsung dari rantai pasok program pemenuhan gizi anak.

"Jadi satu hal tadi yang kami laporkan kepada Bapak Presiden adalah hasil dari survei MBG yang kami lakukan secara independen.

Kami biayai sendiri terkait dengan terutama kami ingin melihat apakah ada ekosistem supply chain baru yang terbentuk ketika MBG program ini dijalankan," ujarnya.

Menurut Seto, sebagian besar Satuan Pelayanan Makanan Bergizi (SPPG) telah berhasil memberdayakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

>>> AS Serang Iran sebagai Balasan Penembakan Helikopter Apache

"Jadi ini bisa digambarkan, merepresentasikan dari total keseluruhan populasi SPPG yang ada.

Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9% dari SPPG yang ada saat ini itu paling tidak memiliki satu supplier kecil.

Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut," ujar Seto.

Integrasi pasar lokal ini dinilai efektif dalam memutar roda perekonomian di tingkat kabupaten sekitar lokasi distribusi.

"Kalau dihitung secara rata-rata ada 3 UMKM yang digandeng oleh SPPG ini.

Jadi ini membuktikan bahwa program MBG ini selain tadi mencapai tujuan Bapak Presiden untuk perbaikan gizi dari anak-anak Indonesia, ini juga menciptakan ekosistem supply chain yang baru.

Nah, yang lebih menarik ada sekitar 64-65% sektor UMKM-nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada," imbuhnya.

Sementara itu, dari kompleks parlemen Senayan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan klarifikasi bahwa kehadiran jajaran DEN murni untuk menyerahkan analisis makroekonomi demi membantu presiden mengambil kebijakan strategis.

"Jadi, Dewan Ekonomi Nasional pada hari ini memberikan masukan-masukan kepada Presiden mengenai hal-hal yang berkaitan dengan strategi-strategi pertumbuhan ekonomi," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta.

Dasco menegaskan bahwa tidak ada agenda politik eksekutif lain, termasuk rumor mengenai bursa calon Menteri Keuangan baru untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Selain juga kemudian presiden menganalisa dari tim ekonomi yang sudah ada, dan masukan-masukan yang positif ini menurut saya adalah masukan yang berharga bagi presiden untuk pertumbuhan ekonomi kita," katanya.

Dasco kembali mengonfirmasi kepada pihak istana untuk menepis isu-isu spekulatif yang beredar di masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

"Menurut saya pertemuan tadi adalah pure memberikan masukan soal bagaimana kemudian menambah pertumbuhan ekonomi. Saya tadi sudah konfirmasi, tidak ada kemudian pembicaraan-pembicaraan lain," ujarnya.

Pihak legislatif memandang dialog berkala antara kepala negara dan lembaga penasihat ekonomi dapat memperkuat akurasi langkah pembangunan ke depan.

>>> Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni

"Tapi tadi saya sudah konfirmasi bahwa pertemuan hari ini adalah murni menerima masukan dari Dewan Ekonomi Nasional yang diketuai oleh Pak Luhut dan Pak Chatib Basri sebagai anggotanya," ujarnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru