⌂ Beranda News Kenaikan BI Rate ke 5,50 Persen Berpotensi Tarik Arus Modal Asing

Kenaikan BI Rate ke 5,50 Persen Berpotensi Tarik Arus Modal Asing

Kenaikan BI Rate ke 5,50 Persen Berpotensi Tarik Arus Modal Asing
Gedung Bursa Efek Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Tantangan besar juga harus dihadapi oleh perusahaan dengan tingkat utang tinggi atau high leverage.

Kenaikan BI Rate secara langsung mendongkrak biaya modal (cost of capital) serta beban bunga korporasi.

Kondisi ini berpotensi memangkas profitabilitas emiten dan membatasi ekspansi bisnis. Dampak utamanya akan dirasakan oleh emiten yang mengandalkan pinjaman untuk operasional maupun proyek baru.

"Selain itu, emiten properti dan sektor lain yang memiliki rasio utang tinggi juga akan dirugikan karena biaya modal atau cost of capital dan beban bunga konstruksi mereka otomatis ikut mendaki," ujar Faris.

Sebagai informasi, Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar hari Selasa.

Pada hari yang sama, IHSG ditutup melonjak naik 404 poin atau 7,57 persen ke level 5.747 pada perdagangan sore.

>>> Timnas Mozambik Akui Keunggulan Skuad Garuda di Jakarta

Sementara itu, mata uang rupiah di pasar spot menguat 0,71 persen ke posisi Rp 18.058 per dollar Amerika Serikat (AS).

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru