Piala Dunia 2026 resmi dimulai di Amerika Utara pada Jumat (12/6/2026).
Namun, antusiasme masyarakat di Amerika Serikat (AS) terhadap turnamen sepak bola terbesar ini belum sepenuhnya mendominasi perhatian publik.
>>> Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen Usai AS Batalkan Serangan ke Iran
Perhatian masyarakat di New York saat ini justru terbelah oleh kesuksesan tim basket New York Knicks.
Ribuan pendukung merayakan kemenangan dramatis Knicks atas San Antonio Spurs di Final NBA dengan turun ke jalan-jalan di Manhattan.
Kondisi serupa terjadi di Santa Monica, California.
Keramaian di berbagai bar sepanjang pantai tercipta bukan karena pertandingan sepak bola, melainkan demi mendukung tim basket idola mereka.
Fenomena ini memperlihatkan tantangan besar yang dihadapi sepak bola dalam bersaing dengan popularitas basket dan American football di negeri tersebut.
Berdasarkan jajak pendapat terkini, sekitar separuh dari warga AS yang disurvei mengaku tidak terlalu memedulikan pergelaran Piala Dunia 2026.
AS sebenarnya sudah pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia pria pada tahun 1994. Turnamen itu memicu lahirnya kompetisi profesional Major League Soccer (MLS).
Namun setelah lebih dari tiga dekade, kembalinya turnamen ini belum mampu membangkitkan gairah nasional yang merata.
Di New York, promosi sudah mulai terlihat melalui dekorasi kereta bawah tanah dan reklame raksasa Lionel Messi di Times Square.
Stadion MetLife yang berganti nama menjadi Stadion New York New Jersey juga bersiap menggelar delapan pertandingan. Namun atmosfer basket tetap lebih kuat.
Saat ini, New York Knicks unggul 3-1 atas San Antonio Spurs. Mereka berpeluang meraih gelar juara pertama sejak 1973 pada laga hari Sabtu.
Fokus warga lokal pun tersedot sepenuhnya pada momentum bersejarah tim basket tersebut.
"Kalau Knicks menang, Sabtu malam nanti mungkin akan seperti Gotham City di film Batman," kata seorang penggemar kepada BBC Sport.
Ia mengaku hampir tidak mengikuti perkembangan Piala Dunia.
"Sejujurnya saya tidak terlalu mengikuti apa pun tentang Piala Dunia. Saat ini saya hanya peduli pada Knicks."