Kementerian Keamanan Negara China mengeluarkan peringatan mengenai penggunaan hewan laut yang dilengkapi sensor oleh badan intelijen asing untuk tujuan spionase.
Peralatan ini dilaporkan digunakan untuk memetakan bawah laut di sepanjang garis pantai negara tersebut.
>>> Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge Patra 2303
Otoritas keamanan mendeteksi adanya penggunaan kura-kura dan ikan yang dipasangi sensor. Sensor tersebut berfungsi mengumpulkan data sensitif seperti suhu air, kadar garam, dan arus laut.
Data yang terkumpul kemudian dikirim ke luar negeri melalui satelit.
Pemerintah China mengumumkan temuan ini melalui unggahan media sosial resmi, menyoroti pergerakan makhluk laut yang dilengkapi perangkat rahasia di area perairan tertentu.
>>> Aturan Visa AS Ancam Ribuan Suporter Piala Dunia 2026
Selain hewan laut, intelijen asing juga dilaporkan menggunakan kendaraan peluncur laut bertenaga surya, pelampung bersensor presisi tinggi, dan perangkat kapal kargo.
Alat-alat ini digunakan untuk menangkap dinamika pelabuhan secara langsung.
Pihak kementerian menyatakan kekhawatiran bahwa data kelautan yang bocor dapat digunakan untuk memetakan titik lemah pertahanan pesisir.
>>> SpaceX Resmi IPO di Nasdaq, Catat Rekor Penawaran Terbesar
Oleh karena itu, pemerintah mendesak para nelayan untuk segera melaporkan setiap perangkat mencurigakan yang ditemukan di laut.