⌂ Beranda News FIFA Bantah Tuduhan Rekayasa Jumlah Penonton Piala Dunia 2026

FIFA Bantah Tuduhan Rekayasa Jumlah Penonton Piala Dunia 2026

FIFA Bantah Tuduhan Rekayasa Jumlah Penonton Piala Dunia 2026
Pertandingan Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) membantah tuduhan mengenai manipulasi jumlah penonton pada pertandingan Piala Dunia 2026 antara Korea Selatan dan Ceko.

Laga Grup A yang berlangsung di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, pada Jumat (12/6/2026) itu secara resmi tercatat dihadiri 44.985 penonton.

>>> Prabowo Dorong Ekonomi Berkeadilan Lewat Infrastruktur untuk Semua

Angka tersebut mendekati kapasitas maksimal Stadion Akron yang sekitar 46.000 kursi.

Namun, siaran langsung dan foto pertandingan memperlihatkan banyak area kursi kosong, sehingga memicu keraguan publik terhadap validitas data kehadiran.

FIFA kemudian memberikan penjelasan resmi mengenai metode penghitungan yang digunakan pada Sabtu (13/6/2026).

Penjelasan FIFA

"Angka kehadiran resmi mencerminkan jumlah tiket yang dipindai dan penonton yang berada di dalam area stadion, bukan berdasarkan penilaian visual terhadap tingkat keterisian kursi pada momen tertentu selama pertandingan," demikian pernyataan FIFA.

Pihak asosiasi menegaskan bahwa data tersebut tidak dikeluarkan sepihak, melainkan melalui proses pemeriksaan bersama dengan pengelola arena pertandingan.

"FIFA bekerja sama erat dengan otoritas stadion dan tim tiket untuk memastikan seluruh angka yang dipublikasikan didasarkan pada data operasional yang telah diverifikasi," ungkap mereka, dikutip BBC.

>>> Mengenali Perilaku Pasif-Agresif: Lima Ciri Utama yang Merusak Hubungan

Menurut penjelasan manajemen, ketidaksesuaian visual terjadi karena banyak penonton yang tidak duduk di kursi mereka, melainkan berada di area koridor luar tribun sepanjang jalannya laga.

"Pada pertandingan di Guadalajara, beberapa pemegang tiket terlihat berada di area concourse dan tidak terus-menerus menempati kursi yang telah ditentukan," lanjut FIFA.

Persoalan tingkat keterisian ini muncul di tengah kritik tajam mengenai penyelenggaraan turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sejumlah pihak menyoroti mahalnya harga tiket serta rendahnya minat penonton untuk pertandingan yang tidak melibatkan tim besar.

Kontras dengan laga pembuka di Stadion Azteca yang dipadati lebih dari 80.000 orang, laga di Guadalajara didominasi pendukung Korea Selatan dan Meksiko.

Suporter Ceko kesulitan hadir setelah tim mereka baru lolos kualifikasi akhir Maret lalu dan menghadapi kendala rute penerbangan.

>>> Wanapix Aldelis Tantang Ence Marin di Final Playoff Promosi

Tiket pertandingan nonunggulan dilaporkan masih banyak tersedia di situs resmi dengan harga di bawah tarif awal akibat tingginya biaya akomodasi selama turnamen.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru