⌂ Beranda News Harga Minyak Dunia Anjlok Setelah AS-Iran Capai Kesepakatan Damai

Harga Minyak Dunia Anjlok Setelah AS-Iran Capai Kesepakatan Damai

Harga Minyak Dunia Anjlok Setelah AS-Iran Capai Kesepakatan Damai
Bendera Amerika Serikat dan Iran
A A Ukuran Teks16px

Harga minyak mentah dunia merosot ke tingkat terendah dalam tiga bulan terakhir pada Selasa (16/6/2026) pukul 15.00 WIB.

Penurunan ini terjadi akibat rencana kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang berjalan lancar.

>>> Pengadilan Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan 18 Juni

Penurunan harga komoditas energi ini memberikan angin segar bagi ketahanan energi global dan aktivitas perusahaan pelayaran kapal tanker.

Minyak mentah Brent sebagai patokan internasional melemah 1,25 persen ke angka 82,13 dollar AS per barrel.

Sementara itu, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli mengalami penyusutan sebesar 1,41 persen.

Koreksi tersebut membuat harga minyak WTI tertekan hingga di bawah 80 dollar AS.

Perusahaan Pelayaran Tetap Berhati-hati

Meskipun kesepakatan damai memastikan pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz tanpa syarat, sejumlah perusahaan pelayaran besar masih bersikap hati-hati.

Raksasa pelayaran kontainer asal Jerman, Hapag-Lloyd, menyatakan belum berani mengoperasikan armada kapal mereka melewati selat tersebut walaupun telah dibuka penuh sejak Jumat pekan lalu.

>>> Selisih Harga Buyback Emas Antam Capai Rp229.000 per Gram

Langkah serupa juga diambil oleh perusahaan pelayaran asal Jepang, Mitsui OSK Lines. Pihak manajemen perusahaan masih menanti jaminan kepastian keamanan yang sepenuhnya nyata di jalur perairan strategis tersebut.

Naskah resmi dari draf kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran hingga kini memang belum diterbitkan secara formal ke publik.

Kendati demikian, pihak Gedung Putih telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa konflik bersenjata tersebut kini telah berakhir.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui media sosial pribadinya mengonfirmasi kesepakatan damai dengan Republik Islam Iran telah selesai.

Walaupun ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mereda, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah belum sepenuhnya stabil karena agresi militer Israel ke Lebanon masih terus berlangsung.

>>> Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Myanmar Jadi 2 Persen

Pemerintah Iran menegaskan status wilayah Lebanon tetap menjadi poin krusial yang tidak dapat dipisahkan dari proses resolusi konflik ini.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru