Sementara itu, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai saham PT Indika Energy Tbk (INDY) masih bergerak bullish dalam jangka pendek karena berada di atas level rata-rata pergerakan MA10.
Saham INDY yang ditutup naik 4,87 persen ke level Rp 2.370 pada perdagangan Senin tengah menguji area resistance Rp 2.480-Rp 2.500.
Strategi buy on break dinilai tepat dengan support Rp 2.040 dan resistance Rp 2.940.
Analisis lain dari Head of Online Trading BCA Sekuritas, Achmad Yaki, menyebutkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kini tengah membentuk pola inverted hammer.
>>> Norwegia Hajar Irak 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Meskipun indikator stochastic berada di area overbought, penguatan indikator RSI dan peningkatan volume transaksi pada saham BBCA dinilai masih terjadi setelah ditutup menguat 5,91 persen ke level Rp 6.275 pada hari Senin.