"Saya rasa komunitas AI sebagian besar mengabaikan Meta pada titik ini," ujar Rob May, CEO startup Neurometric.
Walau demikian, mantan kepala AI Google Cloud menilai peluang Meta untuk bersaing di pasar masih terbuka lebar jika mampu menunjukkan nilai unik kepada pengembang.
"Belum terlambat bagi Meta untuk menemukan jalurnya.
Meta harus menunjukkan keunggulan di suatu area AI, entah itu pada biaya atau nuansa teknis lainnya yang penting bagi para pengembang," ujar Andrew Moore, CEO startup korporat Lovelace.
Di sisi lain, konflik internal yang terjadi di dalam tubuh organisasi teknologi Meta tersebut langsung dibantah oleh pimpinan Meta Superintelligence Labs.
>>> Persiapan Road Trip Jakarta-Surabaya saat Libur Sekolah, Cek Tarif Tol Trans-Jawa
Wang menegaskan dalam sebuah podcast pada Mei 2026 bahwa hubungan kerja di internal perusahaan tetap berjalan baik demi menyongsong produk masa depan yang lebih kuat.