⌂ Beranda News Skill Mismatch Ancam Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Skill Mismatch Ancam Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Skill Mismatch Ancam Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Ilustrasi ketidaksesuaian keahlian pekerja dengan kebutuhan industri
A A Ukuran Teks16px

Aparatur perencana dapat melihat dampak langsung terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) setelah nilai selisih tersebut diakumulasikan secara nasional.

"Namun, dampak tidak langsungnya juga masih perlu dihitung," ucap Suhindarto.

Koreksi pendapatan pada kategori pekerja ini otomatis menurunkan daya beli serta konsumsi rumah tangga yang berujung pada efek domino terhadap PDB.

Tantangan Kesenjangan Lapangan Kerja Pemuda

Data Badan Pusat Statistik (BPS) merekam Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional penduduk usia 15 tahun ke atas konsisten turun sepanjang periode 2017-2024.

Angka pengangguran terbuka turun dari posisi 5,56 persen pada 2017 menjadi berada di level 4,91 persen pada Februari 2024.

Meskipun demikian, rincian data menunjukkan indikasi masalah yang lebih mendalam pada kelompok usia muda.

Pada 2024, TPT pemuda tercatat menyentuh 12,24 persen atau melampaui dua kali lipat dari persentase pengangguran terbuka nasional.

Tren pengangguran kelompok muda ini bahkan sempat melonjak mendekati 15,7 persen pada 2020 akibat imbas pandemi yang membatasi pembukaan lapangan kerja baru.

Kesenjangan lebar antara TPT nasional dan TPT pemuda memperlihatkan ketidakselarasan pertumbuhan lapangan kerja dengan kebutuhan angkatan kerja baru.

Para lulusan baru dari pendidikan menengah maupun tinggi kerap terjebak dalam masa transisi akibat minim pengalaman, kesenjangan keahlian, dan keterbatasan akses informasi kerja.

>>> Pangsa Pasar ChatGPT Turun di Bawah 50 Persen untuk Pertama Kali

Penurunan angka pengangguran makro belum menyelesaikan masalah utama, yaitu penyediaan lapangan pekerjaan yang layak dan sesuai untuk generasi muda.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru