Pengamat: El Nino Ekstrem Berpotensi Memperburuk Pasokan
Pengamat sistem tenaga listrik dari STEI ITB, Dr. Ir. Kevin Marojahan Banjar Nahor, mengaitkan krisis ini dengan fenomena iklim El Nino ekstrem.
Cuaca panas ekstrem mendongkrak beban puncak akibat penggunaan pendingin ruangan sekaligus menguras cadangan air untuk PLTA.
"El Nino yang membawa kekeringan ekstrem diprediksi akan memukul sistem kelistrikan dari dua sisi. Pertama, konsumsi listrik meningkat karena cuaca panas membuat penggunaan AC melonjak," kata Kevin.
Penurunan debit air secara drastis mengancam operasional PLTA besar di Jawa Barat seperti Saguling dan Cirata.
Kevin menegaskan operator harus segera menyiapkan strategi diversifikasi dan manajemen beban yang matang.
>>> AIIB Komitmen Pendanaan US$ 17 Miliar untuk Proyek Pembangunan Indonesia
"Ini menjadi tantangan karena kebutuhan listrik meningkat saat kemampuan sebagian pembangkit justru berpotensi menurun. Kesiapan sistem menjadi sangat penting agar pasokan tetap aman," ujarnya.