⌂ Beranda News Pasar Keuangan Beri Sinyal Berbeda saat Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Pasar Keuangan Beri Sinyal Berbeda saat Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Pasar Keuangan Beri Sinyal Berbeda saat Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Kuat
Ilustrasi grafik pasar keuangan Indonesia yang menunjukkan tekanan
A A Ukuran Teks16px

Ketiga, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui koordinasi erat antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI), sehingga tidak menimbulkan persepsi bahwa tekanan eksternal telah berkembang menjadi masalah domestik.

Selain itu, transparansi dan tata kelola pada berbagai program strategis nasional perlu terus diperkuat karena pasar cukup sensitif terhadap isu governance dan akuntabilitas.

“Pada akhirnya, kepercayaan investor merupakan aset yang tidak kalah penting dibandingkan cadangan devisa, pertumbuhan ekonomi, ataupun kinerja perusahaan.

Modal global akan selalu mencari negara yang menawarkan kombinasi terbaik antara stabilitas, kepastian, dan peluang pertumbuhan,” lanjut Hendra.

Indonesia masih memiliki ketiga modal tersebut, namun pasar membutuhkan bukti yang lebih kuat bahwa seluruh kebijakan yang dijalankan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makro.

>>> Timnas U19 Indonesia Kalahkan Vietnam 2-1 di Piala AFF U19 2026

Apabila pemerintah berhasil memperkuat kepercayaan tersebut, tekanan terhadap rupiah dan IHSG berpotensi mereda secara bertahap, arus modal asing dapat kembali masuk, dan proses pemulihan pasar keuangan Indonesia dapat berlangsung lebih cepat serta berkelanjutan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru