Imigrasi mengamankan dokumen perjalanan melalui Berita Acara Serah Terima untuk penyidikan. Mereka berkoordinasi dengan Bidang Inteldakim dan Bareskrim Polri.
Tim Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Handik Zusen, Kombes Kevin Leleury, Kompol Drago, dan Kompol Tohar dikerahkan untuk mengamankan pelaku.
Saat ini, pihak Imigrasi bersama Bareskrim berkoordinasi dengan Australian Federal Police (AFP) untuk melakukan deportasi Angelo Pandeli ke Australia.
Angelo Pandeli diidentifikasi sebagai figur krusial dalam jaringan kejahatan terorganisir lintas negara.
Ia memegang peran penting dalam operasional geng Hells Angels di Australia dan diduga mengendalikan penyelundupan narkotika skala komersial ke Australia.
Jejak pelariannya telah dipantau sejak terakhir terlihat di Manly, Australia pada 9 Oktober 2025. AFP menyebut pelaku secara konsisten berupaya bergerak di bawah radar.
AFP sebelumnya menduga target operasi ini mencoba keluar dari Australia secara rahasia menuju Vietnam atau Kamboja. Pelaku juga disinyalir memanfaatkan jalur laut.
>>> XLSmart dan Komdigi Luncurkan Fitur DigiHer di Aplikasi Sisternet
Upaya pelarian didukung penggunaan paspor palsu dari Venezuela serta Saint Kitts dan Nevis untuk mempermudah pergerakan internasional.