⌂ Beranda News KPK Dalami Dugaan Rintangan Penyidikan Kasus Korupsi Ditjen Bea Cukai

KPK Dalami Dugaan Rintangan Penyidikan Kasus Korupsi Ditjen Bea Cukai

KPK Dalami Dugaan Rintangan Penyidikan Kasus Korupsi Ditjen Bea Cukai
Gedung KPK
A A Ukuran Teks16px

"Yang Rp30 (miliar) itu setiap bulan saya bantu Rp5 M, Rp5 M itu ke Pak Dedi yang saya tahu dia itu di salah satu, saya nggak tahu itu dia Bea Cukai ya, saya tahunya dia di itu BIN ya," jawab John saat diperiksa sebagai terdakwa.

Selain klaster pejabat utama, penyidik KPK juga menelusuri kepemilikan satu kontainer suku cadang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang melalui pengusaha kepabeanan Heri Setiyono alias Heri Black.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyatakan pengurusan kontainer tersebut diduga dialihkan ke pihak lain setelah perkara suap mulai diusut.

"Nah, isi kontainer ini yang kemudian masih simpang siur.

Karena dari hasil pemeriksaan-pemeriksaan beberapa pihak, termasuk saudara HB sendiri atau HS ya, itu menyatakan bahwa ini memang dulunya ikut di pengurusan BlueRay," jelas Taufik.

Heri Black sendiri secara konsisten membantah memiliki keterkaitan dengan barang sitaan maupun para pejabat Ditjen Bea dan Cukai yang berstatus tersangka.

"Enggak (kenal dengan Orlando)," tegas Heri sambil bergegas meninggalkan Gedung KPK.

>>> Polda Metro Jaya Tangkap 69 Tersangka Perjudian Berkedok Arena Anak

Hingga saat ini KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka termasuk pejabat baru bernama Budiman Bayu Prasojo yang diduga mengelola dana dari para importir sejak November 2024.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru