Hubungan emosional yang kuat dengan negara asal tersebut juga dirasakan oleh keluarga besar Arcanjo, terutama karena kakak laki-lakinya telah lebih dulu membela tim nasional.
"My family has supported me through every stage of my career and has a very strong connection to Cape Verde," kata Arcanjo.
Keberhasilan menembus panggung Piala Dunia dinilai sebagai sebuah penghargaan besar atas seluruh pengorbanan yang telah diberikan keluarga sepanjang karier sepak bolanya.
"Without a doubt.
Being able to represent the country on a stage of this magnitude is something that belongs to them as well.
It is a reward for all the sacrifices they made and for the support they have given me over the years," ujar Arcanjo.
Makna Lebih dari Sepak Bola
Kehadiran di turnamen ini dianggap memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar pertandingan sepak bola bagi komunitas imigran di seluruh dunia.
"It means much more than football.
Cape Verde is a small country, but it has a very strong identity and a huge diaspora spread across the world," kata Arcanjo menekankan rasa bangganya.
Ajang dunia ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan identitas budaya, sejarah, serta talenta masyarakat Tanjung Verde secara global.
>>> Liverpool Resmi Lirik Gelandang Sayap Hoffenheim Bazoumana Toure
"Being at a World Cup is an opportunity to show who we are, our culture, our history and the talent of our people," tutur Arcanjo.
Turnamen ini juga berfungsi sebagai pemersatu warga Tanjung Verde di mana pun mereka berada setelah memastikan tiket lolos lewat kemenangan 3-0 atas Eswatini pada Oktober lalu.
"It is a source of national pride and something that brings Cape Verdeans together wherever they are living in the world," jelas Arcanjo.
Momen peluit panjang di laga penentu kualifikasi tersebut menghadirkan emosi luar biasa yang sangat membekas bagi seluruh anggota tim dan suporter.