⌂ Beranda News UBS Prediksi Indeks FTSE 100 London Capai 11.000 Akhir 2026

UBS Prediksi Indeks FTSE 100 London Capai 11.000 Akhir 2026

UBS Prediksi Indeks FTSE 100 London Capai 11.000 Akhir 2026
Grafik pergerakan indeks saham FTSE 100 London
A A Ukuran Teks16px

Bank investasi UBS memproyeksikan indeks saham terkemuka Inggris, FTSE 100, berpotensi naik sembilan persen hingga mencapai level 11.000 pada akhir tahun 2026.

Sentimen positif ini didorong oleh pertumbuhan laba korporasi yang kuat serta valuasi pasar yang dinilai masih masuk akal di tengah ketidakpastian ekonomi global.

>>> Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Turun 18 Juni 2026

Proyeksi Pertumbuhan Laba dan Valuasi

Data dari riset UBS Global Wealth Management menunjukkan indeks acuan London ini diperkirakan melanjutkan penguatan hingga level 11.300 pada Juni 2027.

Proyeksi pertumbuhan laba bersih emiten di Inggris naik menjadi 11 persen tahun ini akibat lonjakan harga minyak bumi, dibandingkan prediksi awal lima persen.

Penilaian tersebut didasarkan pada rasio harga terhadap pendapatan (forward earnings) FTSE 100 yang berada di angka 12,4 kali, di bawah median historis jangka panjang sejak 1990 sebesar 12,8 kali.

Strategis ekuitas UBS Matthew Gilman menjelaskan bahwa pasar saham Inggris terus mendapatkan keuntungan dari kombinasi valuasi yang wajar dan peningkatan pertumbuhan laba bersih emiten.

Kondisi ini didukung oleh performa solid perusahaan-perusahaan raksasa komoditas yang mendominasi bursa London.

UBS dalam catatan risetnya menyatakan bahwa pasar regional lain yang lebih siklikal atau memiliki paparan pertumbuhan struktural lebih tinggi, seperti kecerdasan buatan (AI) dan pengeluaran pertahanan, menawarkan potensi keuntungan lebih besar.

Dalam skenario dasar di mana gangguan energi bersifat jangka pendek, UBS melihat potensi kenaikan lebih besar di pasar yang lebih siklikal yang mengalami pelemahan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, paparan tinggi Inggris terhadap sektor energi juga kemungkinan akan membebani indeks tersebut.

Rekomendasi Selektif dan Skenario Risiko

Meskipun demikian, UBS mempertahankan peringkat netral untuk ekuitas Inggris dan menyarankan investor untuk lebih selektif dalam pemilihan saham tunggal.

>>> Delapan Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak di Kebayoran Lama

Sektor industri, konsumer diskresioner, kesehatan, dan real estat menjadi beberapa area yang direkomendasikan karena sensitivitasnya terhadap potensi penurunan suku bunga.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru