Bantuan langsung kepada kelompok miskin dan rentan jauh lebih transparan dibanding membuat harga murah untuk semua orang.
Pemerintah juga perlu memperkuat data penerima, integrasi sistem, dan komunikasi publik agar reformasi subsidi tidak dibaca sebagai pencabutan perlindungan.
Politik harga murah memang obat ampuh dalam jangka pendek. Kebijakan ini memberi ketenangan cepat dan mudah dijual secara politik.
Namun, dalam ekonomi yang sedang menghadapi rupiah lemah, tekanan energi, dan ruang fiskal terbatas, harga murah yang tidak tepat sasaran bisa berubah menjadi beban mahal.
Yang harus dijaga bukan ilusi bahwa semua harga bisa terus ditahan, tetapi kepastian bahwa kelompok yang paling membutuhkan tetap dilindungi.
Harga murah tidak boleh menjadi sesuatu yang manipulatif bagi biaya ekonomi yang semakin besar.
Perlu keluar dari kebiasaan menahan harga untuk semua, lalu menggantinya dengan perlindungan yang lebih tepat, jujur, dan berkelanjutan.
>>> Kemenperin Pastikan Pasokan Bahan Baku Plastik Nasional Kembali Cukup
Sebab, negara yang kuat bukan negara yang selalu membuat harga terlihat murah, melainkan negara yang mampu melindungi rakyat tanpa mengorbankan kesehatan ekonominya sendiri.