Lionel Messi tak kuasa menahan air mata setelah Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Tangis kapten Argentina itu langsung menjadi sorotan dan menyeret nama Cristiano Ronaldo dalam perdebatan netizen.
>>> Meta Digugat Rp25.000 Triliun, Instagram dan Facebook Dituduh Membuat Candu
Argentina lolos ke perempat final dengan cara menegangkan.
La Albiceleste sempat tertinggal dua gol dari Mesir, Messi gagal mengeksekusi penalti, lalu bangkit di menit-menit akhir untuk membalikkan keadaan.
Messi mencetak gol penyama pada menit ke-83. Gol itu menjadi titik balik Argentina yang sebelumnya berada di ambang kehancuran.
Usai pertandingan, Messi terlihat emosional.
Pemain berusia 39 tahun itu mengaku menangis bukan semata karena Argentina menang, melainkan karena sempat merasa bersalah kepada rekan-rekannya.
"Saya menangis karena merasa telah mengecewakan rekan-rekan setim karena penalti yang saya lewatkan, dan cara saya menendangnya," ujar Messi seusai laga.
"Tapi syukurlah, Tuhan sekali lagi punya sesuatu yang spesial untuk saya di akhir. Saya sangat bahagia.
Kami tidak ingin dan tidak pantas pulang. Grup ini benar-benar pantas melanjutkan.
Kami tidak pernah menyerah, sama sekali. Tidak pernah," lanjutnya.
Mesir sendiri tampil mengejutkan. Tim yang diperkuat Mohamed Salah itu membuat Argentina kerepotan sejak awal laga.
Kiper Mesir, Mostafa Shobeir, bahkan sempat menggagalkan penalti Messi dan membuat tekanan kepada Argentina semakin besar.
Namun pengalaman Argentina sebagai juara bertahan akhirnya berbicara. Mereka bangkit di fase krusial dan memastikan tiket ke perempat final.
>>> Kritik Ronaldo yang Akhirnya Pensiun Bela Timnas, Media Portugal: Kelamaan
Bandingkan dengan Ronaldo
Momen tangis Messi kemudian ramai dibahas di media sosial. Banyak netizen membandingkannya dengan Cristiano Ronaldo yang juga menangis setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026.
