Maraknya pembangunan data center berbasis kecerdasan buatan memicu ancaman baru di sektor logistik. Komplotan penjahat terorganisir kini secara spesifik mengincar peralatan bernilai tinggi untuk pusat data AI.
Perangkat yang diincar mulai dari server switch, sistem pendingin, hingga perangkat jaringan. Metode yang digunakan para pelaku juga terbilang semakin agresif dan ekstrem di lapangan.
>>> Toni Kroos soroti transfer Rodri ke Barcelona yang bikin Real Madrid merugi
Modus Tabrak Lari dan Dugaan Keterlibatan Internal
Dalam dua insiden terbaru di California, kelompok pencuri sengaja menabrakkan mobil ke kendaraan pengawal. Aksi ini dilakukan untuk memisahkan truk pengangkut dari pengawasan ketat.
Para pelaku menggunakan taktik menabrak bagian belakang mobil pengawal hingga melakukan manuver PIT. Akibatnya, kendaraan pengawal berputar dan lumpuh total.
Setelah mobil pengawal tak berdaya, truk bermuatan perangkat AI tersebut terus melaju dan menghilang. Hingga kini, keberadaan sopir truk dan muatannya belum ditemukan, memicu dugaan keterlibatan internal.
Laporan dari CargoNet mencatat jumlah pencurian kargo secara keseluruhan turun 26 persen. Namun, total nilai barang yang dicuri justru melonjak lebih dari dua kali lipat.
>>> Kritik Keras Penjualan Saham Berujung Pemecatan Pejabat FIFA
Komponen AI seperti chip canggih, server, switch optik, hingga sistem pendingin mempunyai nilai ekonomi sangat tinggi. Kepolisian California Selatan sempat menyita kargo curian senilai USD 4 juta.
Otoritas juga mengamankan delapan palet server switch buatan Celestica untuk Meta senilai USD 550 ribu. Selain itu, peralatan data center senilai USD 1 juta turut diamankan di Chicago.
Komplotan pencuri turut memanfaatkan kelemahan sistem pemesanan kargo menggunakan teknik phishing. Mereka memalsukan identitas dengan mencuri akun email perusahaan truk resmi.
>>> Ajang DPD RI Awards 2026 Cari Tokoh Berprestasi Bidang Kesehatan
Penyedia jasa logistik kini mulai memperketat keamanan setelah menghadapi ancaman nyata ini. Mereka memasang pelacak GPS, kamera pembaca plat nomor, hingga pemindaian lisensi pengemudi.
