Tidur dengan pikiran masih terikat pekerjaan membuat istirahat lebih ringan dan mudah terputus. Atasi dengan menetapkan waktu khusus untuk mengirim pesan terakhir.
6. Sering multitasking
Mengerjakan banyak hal sekaligus menguras energi karena otak harus mengatur ulang fokus. Sistem saraf diam-diam terus bersiap untuk pergantian tugas berikutnya.
Luangkan waktu khusus setiap hari untuk fokus, meskipun hanya 20 menit, dengan mematikan notifikasi dan menghindari berpindah tugas.
7. Banyak mengambil keputusan
Setiap pilihan kecil menuntut otak menimbang banyak kemungkinan, menggunakan fungsi eksekutif yang menguras energi. Saat keputusan menumpuk, tubuh merasakannya sebagai kebocoran sumber daya kognitif.
Kondisi ini membuat seseorang lebih sering merasa buntu, yaitu kewalahan menghadapi masalah sepele karena kehabisan tenaga.
8. Jadwal yang terlalu padat
Beraktivitas seharian penuh tanpa celah waktu untuk bernapas membuat tubuh butuh jeda singkat untuk memulihkan diri. Meskipun kegiatannya menyenangkan, tubuh tetap perlu istirahat.
>>> Fenerbahce Siapkan Rp 1,8 Triliun untuk Rekrut Mohamed Salah
Banyak faktor lingkungan dan kebiasaan harian yang diam-diam memicu stres serta kelelahan saraf tanpa kita sadari.