⌂ Beranda News KAI Luncurkan Kereta Ekonomi Kerakyatan di Stasiun Garut

KAI Luncurkan Kereta Ekonomi Kerakyatan di Stasiun Garut

KAI Luncurkan Kereta Ekonomi Kerakyatan di Stasiun Garut
Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani-Pedagang diluncurkan di Stasiun Garut
A A Ukuran Teks16px

Layanan ini juga berkontribusi terhadap kelancaran rantai pasok pangan yang penting bagi perekonomian daerah.

Pemerintah daerah setempat menyambut positif peluncuran program transportasi massal berbasis rel ini.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyatakan bahwa Garut memiliki banyak produk unggulan yang membutuhkan sokongan konektivitas andal.

Kehadiran layanan ini membuka peluang lebih luas untuk memperkenalkan potensi daerah dan memperkuat akses pasar.

Pemilihan Garut sebagai lokasi pertama peluncuran program di Jawa Barat dipandang sebagai momentum penting untuk mempercepat pengembangan perekonomian daerah.

Peningkatan layanan KA Cikuray dilakukan seiring tingginya pertumbuhan kebutuhan mobilitas masyarakat pada lintas Garut–Pasar Senen.

Data internal menunjukkan volume pelanggan kereta api tersebut terus mengalami kenaikan signifikan setiap tahunnya.

Tercatat KA Cikuray melayani 293.265 pelanggan pada 2022, naik menjadi 514.767 pelanggan pada 2023, dan 591.089 pelanggan pada 2024.

Jumlah pelanggan terus melonjak ke angka 615.723 pada 2025, dan sepanjang Januari hingga Mei 2026 telah melayani 266.993 pelanggan.

Secara kumulatif, total pelanggan KA Cikuray sejak awal beroperasi melampaui angka 2,2 juta orang.

Tren pertumbuhan ini membuktikan ketergantungan masyarakat terhadap moda transportasi yang menghubungkan pusat aktivitas sosial dan ekonomi.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa Rel Ekonomi Rakyat hadir untuk memperkuat keterhubungan berbagai aktivitas ekonomi melalui transportasi yang terjangkau, aman, dan nyaman.

Sebagai layanan Public Service Obligation (PSO), tarif relasi terjauh Garut–Pasar Senen ditetapkan sebesar Rp 45.000.

Kereta ini melayani 12 stasiun pemberhentian, yaitu Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, dan Pasar Senen.

Lintasan sepanjang rute tersebut mempertemukan wilayah dengan karakter ekonomi yang saling melengkapi.

Anne Purba menambahkan, KA Cikuray diharapkan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

>>> Timnas Kriket Putri Indonesia ke Semifinal ACC Women's Premier Cup 2026

Kereta api menjadi sarana yang mempertemukan berbagai aktivitas produktif dan membuka akses terhadap peluang ekonomi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru