⌂ Beranda News Peran Perempuan Dorong Ekonomi Restoratif di NTT Dinilai Penting

Peran Perempuan Dorong Ekonomi Restoratif di NTT Dinilai Penting

Peran Perempuan Dorong Ekonomi Restoratif di NTT Dinilai Penting
Perempuan di NTT terlibat dalam program ekonomi restoratif
A A Ukuran Teks16px

>>> Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tak Dikenal di Android dan iPhone

"Kebun Pangan Perempuan menjadi pintu masuk strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan posisi perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga.

Ini bukan sekadar program kebun, ini strategi penguatan perempuan dan keluarga dari desa," ujar Veronica.

Dukungan terhadap peran perempuan juga ditunjukkan melalui pemberian hak kelola kawasan hutan.

Pada Mei 2026, pemerintah menyerahkan Surat Keputusan Perhutanan Sosial kepada enam kelompok tani hutan perempuan di NTT dengan total lahan 648 hektare.

Pemberian hak kelola tersebut menjadi langkah penting.

Dari total 12,7 juta hektare hutan yang dialokasikan pemerintah secara nasional, pengelolaan yang diberikan langsung kepada kelompok perempuan masih jarang.

Ruang Kolaborasi

Upaya pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi restoratif di NTT menjadi tema dalam pameran Weaving Wonders di Tugu Kunstkring, Jakarta, pada 13-27 Juni 2026.

Pameran menampilkan kerajinan tenun, kuliner, dan rumah adat NTT.

Pendiri Yayasan Uma Nusantara sekaligus inisiator pameran, Yori Antar, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai pemangku kepentingan.

"Pameran Weaving Wonders diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, LSM, investor, maupun lembaga donor untuk mengeksplorasi kebijakan dan kemitraan yang mendorong peran perempuan," kata Yori.

Pameran ini mendapat dukungan dari mitra swasta, termasuk Grup Astra.

>>> Ganda Putri Indonesia Runner-Up Australian Open 2026

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan pihaknya memandang budaya, kearifan lokal, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru